Profil

Universitas PGRI Adibuana Surabaya (UNIPA Surabaya) saat ini telah melakukan upaya-upaya untuk menjawab tantangan globalisasi baik di tingkat Asean maupun Asia. Tantangan ini dijawab melalui kegiatan secara internal dan eksternal. Pengembangan secara internal dilakukan dengan melakukan pengembangan kelebagaan, yang dilakukan salah satunya adalah membentuk lembaga-lembaga baru yang memiliki visi dan misi untuk pengembangan UNIPA Surabaya dalam menjawab tantangan dan meraih kesempatan yang ada.

Salah satu upaya pengembangan kelembagaan yang dilakukan oleh UNIPA Surabaya adalah melahirkan lembaga-lembaga baru yang merupakan penyatuan beberapa unit yang telah ada. Ini dilakukan dalam upaya menciptakan efisiensi dan efektifitas kerja di UNIPA Surabaya.

Sejalan dengan hal di atas, maka UNIPA Surabaya telah membentuk lembaga-lembaga seperti, 1) Lembaga Perencanaan dan Pengembangan Instruksional (LPPI), 2) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), 3) Lembaga Penjaminan Mutu dan Audit Internal (LPMAI), 4) Lembaga Hubungan Internasional, Humas dan Protokoler (LHIHP), 5) Lembaga Pengembangan Bisnis dan Kewirausahaan (LPBK), dan 6) Lembaga Pemberdayaan Intelektual dan Kajian-kajian (LPIK).

Sebagaimana telah disebutkan di atas, salah satu lembaga yang dikembangkan UNIPA Surabaya adalah Lembaga Perencanaan dan Pengembangan Instruksional (LPPI). Keberadaan lembaga ini dikuatkan dengan SK PPLP-PT Surabaya No. 132/SK/P/IV/2016, tanggal 20 April 2016 yang terdiri dari pusat-pusat kelembagaan, 1) Pusat Perencanaan, dan 2) Pusat Pengembangan Instruksional.

Secara umum, keberadaan lembaga ini adalah untuk merencanakan dan mengembangkan kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan oleh UNIPA Surabaya yang diwujudkan dalam bentuk Rencana Induk Pengembangan UNIPA Surabaya dan Rencana Strategis (Renstra) UNIPA Surabaya. Hal ini menjadi sangat penting, karena RIP dan Renstra akan menjadi titik tolak UNIPA Surabaya dalam menjawab tantangan global.
Upaya tindakan pengembangan UNIPA Surabaya Surabaya dilakukan dengan pemikiran bahwa saat ini UNIPA Surabaya sudah tidak bisa melakukan pengembangan hanya dengan mempergunakan dana mahasiswa. Sudah saatnya saat ini UNIPA Surabaya memperkuat diri dengan melakukan diversifikasi usaha. Diversifikasi usaha dimaksud adalah mengembangkan kegiatan-kegiatan berbasis profit, baik dalam dunia pendidikan maupun non pendidikan.